<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: HARI RAYA</title>
	<atom:link href="http://abuzubair.wordpress.com/2007/10/03/582/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://abuzubair.wordpress.com/2007/10/03/582/</link>
	<description>Berusaha Meraih Husnul Khatimah Dengan Meniti Jejak Shalaful Ummah</description>
	<lastBuildDate>Mon, 14 Dec 2009 05:30:07 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: Jenggot Naga</title>
		<link>http://abuzubair.wordpress.com/2007/10/03/582/#comment-66</link>
		<dc:creator>Jenggot Naga</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Oct 2007 23:04:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abuzubair.wordpress.com/2007/10/03/582/#comment-66</guid>
		<description>Hari Idul Fitri, sunnah bersuka cita. Answer poin 1, para shalafus sholih menagis krn sebab yg baik. Simple..mana yg lebih baik, suka cita [sunnah] atau cry cause of Allah ?

&lt;strong&gt;Insya Allah adalah menggabungkan antara khouf (takut), raja&#039; (mengharap pahala) dan mahabbah (cinta). Dalam beribadah hendaknya kita melakukannya karena &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;cinta&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; kepada Allah, &lt;strong&gt;&lt;em&gt;takut&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; akan siksa Allah dan &lt;strong&gt;&lt;em&gt;takut&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; kalau amalan kita tidak diterima oleh Allah dan &lt;strong&gt;&lt;em&gt;mengharapkan&lt;/em&gt; rahmat &lt;/strong&gt;dan pahala Allah. Jadi menggabungkan antara ketiga hal inilah yang terbaik,...orang yang beribadah hanya dengan rasa cinta saja tanpa disertai khouf dan raja maka mereka adalah orang zindiq, ..orang yang beribadah hanya dengan rasa khouf saja mereka adalah khawarij,...orang yang beribadah hanya dengan raja&#039; saja maka mereka adalah murji&#039;ah, sedangkan ahlus sunnah adalah menggabungkan ketiga hal tersebut.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hari Idul Fitri, sunnah bersuka cita. Answer poin 1, para shalafus sholih menagis krn sebab yg baik. Simple..mana yg lebih baik, suka cita [sunnah] atau cry cause of Allah ?</p>
<p><strong>Insya Allah adalah menggabungkan antara khouf (takut), raja&#8217; (mengharap pahala) dan mahabbah (cinta). Dalam beribadah hendaknya kita melakukannya karena </strong><strong><em>cinta</em></strong> kepada Allah, <strong><em>takut</em></strong> akan siksa Allah dan <strong><em>takut</em></strong> kalau amalan kita tidak diterima oleh Allah dan <strong><em>mengharapkan</em> rahmat </strong>dan pahala Allah. Jadi menggabungkan antara ketiga hal inilah yang terbaik,&#8230;orang yang beribadah hanya dengan rasa cinta saja tanpa disertai khouf dan raja maka mereka adalah orang zindiq, ..orang yang beribadah hanya dengan rasa khouf saja mereka adalah khawarij,&#8230;orang yang beribadah hanya dengan raja&#8217; saja maka mereka adalah murji&#8217;ah, sedangkan ahlus sunnah adalah menggabungkan ketiga hal tersebut.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Lebaran (Pesta menyambut kebebasan???) &#171; wak AbduLSomad</title>
		<link>http://abuzubair.wordpress.com/2007/10/03/582/#comment-63</link>
		<dc:creator>Lebaran (Pesta menyambut kebebasan???) &#171; wak AbduLSomad</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Oct 2007 03:22:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abuzubair.wordpress.com/2007/10/03/582/#comment-63</guid>
		<description>[...] Hari Raya, bukankah hari ini hari kebebasan? tepi kini hari ini menjadi hari-hari manja pemilik hawa nafsu, hari penuh tipuan, hari pesta pora?. [...]

&lt;strong&gt;;....begitulah keadaan masyarakat sekarang yang jahil akan agama mereka,padahal para shalafush shalih menangis karena tidak tahu apakah amalan2 mereka selama bulan ramadhan akan diterima oleh Allah. Astaghfirullah&lt;/strong&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Hari Raya, bukankah hari ini hari kebebasan? tepi kini hari ini menjadi hari-hari manja pemilik hawa nafsu, hari penuh tipuan, hari pesta pora?. [...]</p>
<p><strong>;&#8230;.begitulah keadaan masyarakat sekarang yang jahil akan agama mereka,padahal para shalafush shalih menangis karena tidak tahu apakah amalan2 mereka selama bulan ramadhan akan diterima oleh Allah. Astaghfirullah</strong></p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
