<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>ABU ZUBAIR</title>
	<atom:link href="http://abuzubair.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://abuzubair.wordpress.com</link>
	<description>Berusaha Meraih Husnul Khatimah Dengan Meniti Jejak Shalaful Ummah</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Nov 2009 09:45:43 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='abuzubair.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/97a2f2a73884442c2b17202c0e861697?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>ABU ZUBAIR</title>
		<link>http://abuzubair.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title></title>
		<link>http://abuzubair.wordpress.com/2009/11/24/813/</link>
		<comments>http://abuzubair.wordpress.com/2009/11/24/813/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 08:57:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abuzubair</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aqidah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abuzubair.wordpress.com/?p=813</guid>
		<description><![CDATA[NAMA-NAMA SYAR’I AHLUS SUNNAH
Oleh : Syaikh DR. Abdussalam bin Salim as Suhaimi
Download PDF

“Ahli sesuatu” adalah orang yang paling spesial terhadap sesuatu tersebut. Secara bahasa dikatakan, “ahli seseorang” adalah orang yang paling khusus terhadapnya, “ahli rumah” adalah penghuninya, “ahli Islam” adalah pemeluknya, “ahli madzab” adalah penganutnya.
Maka makna Ahlus Sunnah adalah : orang yang paling khusus terhadap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abuzubair.wordpress.com&blog=1342762&post=813&subd=abuzubair&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:center;"><strong>NAMA-NAMA SYAR’I AHLUS SUNNAH</strong></p>
<p style="text-align:center;">Oleh : Syaikh DR. Abdussalam bin Salim as Suhaimi</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://www.ziddu.com/download/7477180/NamaSyariBagiAhlusSunnah.pdf.html"><span style="color:#0000ff;">Download PDF</span></a></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">“Ahli sesuatu” adalah orang yang paling spesial terhadap sesuatu tersebut. Secara bahasa dikatakan, “ahli seseorang” adalah orang yang paling khusus terhadapnya, “ahli rumah” adalah penghuninya, “ahli Islam” adalah pemeluknya, “ahli madzab” adalah penganutnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Maka makna Ahlus Sunnah adalah : orang yang paling khusus terhadap Sunnah, dan paling banyak berpegang teguh dengannya, serta mengikutinya, baik dalam ucapan, perbuatan maupun keyakinan. Lafazh ini menjadi satu istilah yang diungkapkan dengan maksud salah satu dari dua makna berikut:</p>
<p style="text-align:justify;">·        Makna yang pertama, makna umum : termasuk didalamnya seluruh orang yang menisbatkan diri kepada Islam selain kaum Syi’ah Rafidhah.</p>
<p style="text-align:justify;">·        Makna yang kedua, makna yang lebih khusus dan lebih sempit dari makna umum, yaitu : Ahlus Sunnah yang murni yang terbebas dari kebid’ahan. Terkecuali darinya setiap pengikut hawa nafsu dan ahli bid’ah seperti khawarij, jahmiyah, murji’ah, syi’ah dan selian mereka dari kalangan ahli bid’ah.</p>
<p style="text-align:justify;">Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata, “Istilah Ahlus Sunnah digunakan untuk siapa saja yang menetapkan khilafah yang tiga (Abu Bakar, Umar dan Utsman radhiallahu’anhum), maka masuk kedalamnya seluruh kelompok kecuali Syi’ah Rafidhah. Dan terkadang maksudnya ialah ahli hadits dan sunnah yang murni, tidak masuk kedalamnya kecuali orang yang menetapkan sifat bagi Alloh, mengatakan bahwa al-Qur’an itu bukan makhluk, dan menetapkan bahwasanya Alloh akan dilihat di akhirat, serta menetapkan takdir dan yang lainnya dari perkara yang dikenal oleh ahli hadits dan sunnah.”  (Minhaj as Sunnah).</p>
<p><span id="more-813"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Dengan pengertian tersebut Ahlus Sunnah adalah : para sahabat Rasuullah Shalallahu’alaihi wassalam, karena mereka mengambil langsung pokok-pokok I’tiqad dari beliau, sebagaimana mereka mengambil perkara ibadah, maka mereka orang yang paling tahu tentang sunnah Nabi dan yang paling mengikutinya dibandingkan orang sesudah mereka. Ahlus Sunnah juga adalah orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, menempuh atsar mereka, di setiap zaman dan tempat, dan yang paling terdepan dari mereka adalah ahli hadits dan atsar.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika sebutan ahlus Sunnah ini ditujukan untuk para sahabat Rasulullah Shalallahu’alaihi wassalam dan orang-orang yang mengikuti jalan yang mereka tempuh berupa petunjuk, maka setiap kelompok saling berebut gelar tersebut, tetapi penilaian itu dilihat dari hakikat sebenarnya dan bukan dari sekedar pengakuan.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika kebid’ahan berkembang dalam tubuh Islam, dan semakin banyak bermunculan kelompok yang sesat, mulailah setiap kelompok tersebut menyeru kepada kebid’ahan dan hawa nafsu mereka, padahal zhahirnya mereka mengaku Islam, maka ahlul haq mesti dikenal dengan nama-nama yang membedakan mereka dari ahli bid’ah dan para penyelisih aqidah. Maka saat itu muncullah nama-nama mereka yang syar’i, yang diambil dari makna Islam itu sendiri. Diantara nama-nama mereka adalah, “Ahlus Sunnah wal Jamaah”, al-Firqah an Najiyah, ath Thaifah al Manshurah”, “Ahlul hadits dan Atsar” serta “Salafiyun.”</p>
<p style="text-align:justify;">Siapa saja yang memperhatikan nama-nama tersebut, akan nampak baginya bahwa seluruh nama itu menunjukkan kepada Islam, sebagiannya ditetapkan dengan nash, dan sebagian yang lain melalui penelitian mereka terhadap Islam dengan penelitian yang benar, dan nama-nama tersebut menyelisihi nama-nama ahli bid’ah dan gelar-gelar mereka.</p>
<p style="text-align:justify;">Nama-nama dan gelar-gelar ahli bid’ah terkadang dinisbatkan kepada individu-individu, seperti Jahmiyah dinisbatkan kepada Jahm bin Shafwan, Zaidiyah dinisbatkan kepada Zaid bin Ali bin Husain, Kullabiyah dinisbatkan kepada Abdullah bin Kullab, Karramiyah dinisbatkan kepada Muhammad bin Karram dan Asy’ariyah dinisbatkan kepada Abul Hasan al Asy’ari.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan terkadang dinisbatkan kepada gelar-gelar yang diambil dari pokok bid’ah mereka, seperti Rafidhah, karena penolakan (rafdh) mereka kepada Zaid bin Ali, atau karena penolakan mereka kepada kekhalifahan Abu Bakar dan Umar, dan kelompok <em>nawashib</em> keran mereka memancangkan (nashab) permusuhan terhadap ahlil bait. Adapun Qadariyah karena pembahasan mereka dalam masalah takdir. Kelompok Shufiyah karena pakaian mereka yang terbuat dari kain wol (shuf). Kelompok Bathiniyah karena anggapan mereka bahwa nash-nash itu memiliki makna lahir dan batin. Kelompok Murjiah karena mereka mengakhirkan atau mengeluarkan  (irja’) amalan dari rangkaian iman.</p>
<p style="text-align:justify;">Terkadang gelar-gelar tersebut disebabkan keluarnya mereka dari aqidah kaum Muslimin dan jamaah mereka, seperti Khawarij karena keluarnya mereka (khuruj) dari Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib, kemudian Mu’tazilah karena i’tizal (memisahkan diri) pemimpin mereka, Washil bin ‘Atha dari majelis Hasan al Bashri.</p>
<p style="text-align:justify;">Syaikh Bakr Abu Zaid berkata dalam kitab Hukmul Intina ilal Firaq wal Ahzab wal Jama’at al Islamiyah (hal:21), “Ketika muncul kelompok-kelompok yang menisbatkan diri kepada Islam, padahal bertentangan dengan pokok pemikiran kaum Muslimin, maka muncullah nama-nama khusus yang syar’i bagi jamaah Muslimin sebagai penolakan terhadap kelompok-kelompok tersebut dan hawa nafsu mereka, baik nama-nama tersebut ditetapkan dengan syariat, seperti al jama’ah, al Firqatun Najiayah dan ath Thaifah al manshurah, atau karena berpegangnya mereka dengan sunnah-sunnah di hadapan ahli bid’ah, oleh karena itu muncullah keterikatan mereka dengan generasi pertama. Sehingga mereka disebut as Salaf, Ahlul Hadits, Ahlul Atsar, Ahlus Sunnah wal Jamaah.</p>
<p style="text-align:justify;">Nama-nama yang mulia ini menyelisihi setiap nama dari firqah manapun, ditinjau dari beberapa sisi:</p>
<p style="text-align:justify;">Pertama : Bahwa nama-nama tersebut merupakan penisbatan yang tidak pernah terpisah-walaupun sesaat- dengan umat Islam, sejak awal terbentuknya di atas manhaj Nubuwah, dan ia mencakup seluruh kaum muslimin di atas jalan generasi pertama serta orang-orang yang mengikuti mereka dalam mengambil ilmu dan metode memahaminya, serta karakteristik dakwah kepadanya. Juga pentingnya membatasi kelompok yang selamat itu hanya Ahlus Sunnah wal Jamaah, dimana mereka adalah pemilik manhaj ini, yang akan senantiasa ada sampai  hari kiamat sebagaimana sabda Nabi Shalallahu’alaihi wassalam:</p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Akan senantiasa ada satu kelompok di kalangan umatku yang tetap teguh di atas kebenaran.” </em></p>
<p style="text-align:justify;">Kedua : Bahwa nama-nama tersebut mencakup Islam secara keseluruhan: al Kitab dan as Sunnah, maka ia tidak memiliki tendensi khusus yang bertentangan dengan al Kitab dan as Sunnah, baik menambah ataupun mengurangi.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketiga : Bahwa nama-nama tersebut sebagiannya ditetapkan dengan sunnah yang shahih, dan sebagian yang lainnya tidaklah muncul kecuali untuk menentang para pengikut hawa nafsu dan kelompok-kelompok sesat demi membantah bid’ah mereka, dan membedakan diri dari mereka serta menghindari keserupaan dan membungkam mereka. Maka ketika muncul bid’ah, mereka membedakan diri dengan “Sunnah”, ketika pemikiran dijadikan sandaran hukum mereka membedakan diri dengan “hadits dan atsar”, ketika tersebar bid’ah dan hawa nafsu pada generasi terakhir, mereka membedakan diri dengan “petunjuk salaf.” Dan demikianlah…</p>
<p style="text-align:justify;">Keempat : Bahwa ikatan wala’ dan bara’,loyalitas dan permusuhan pada mereka didasarkan pada Islam, tidak berdasarkan nama tertentu, atau propaganda yang kosong, melainkan hanya berdasarkan al Qur’an dan as Sunnah.</p>
<p style="text-align:justify;">Kelima : Bahwa nama-nama ini tidak menjadi pendorong bagi mereka untuk fanatik terhadap individu tertentu selain kepada Rasulullah Shalallahu’alaihi wassalam.</p>
<p style="text-align:justify;">Keeman : Bahwa nama-nama ini tidak menghantarkan kepada bid’ah, tidak pula kepada maksiat dan fanatik terhadap individu tertentu atau golongan tertentu.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Dinukil dari kitab “Jadilah Salafi Sejati”, penulis Syaikh DR. Abdussalam bin Salim as Suhaimi, penerbit Pustaka at Tazkia, 2007</p>
<p style="text-align:justify;">
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abuzubair.wordpress.com/813/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abuzubair.wordpress.com/813/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abuzubair.wordpress.com/813/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abuzubair.wordpress.com/813/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abuzubair.wordpress.com/813/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abuzubair.wordpress.com/813/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abuzubair.wordpress.com/813/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abuzubair.wordpress.com/813/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abuzubair.wordpress.com/813/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abuzubair.wordpress.com/813/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abuzubair.wordpress.com&blog=1342762&post=813&subd=abuzubair&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abuzubair.wordpress.com/2009/11/24/813/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3d11383b13201572d85ce4f250c1ad3b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">abuzubair</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Keluhkan Hanya kepada Alloh</title>
		<link>http://abuzubair.wordpress.com/2009/07/21/keluhkan-hanya-kepada-alloh/</link>
		<comments>http://abuzubair.wordpress.com/2009/07/21/keluhkan-hanya-kepada-alloh/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Jul 2009 12:56:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abuzubair</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tematik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abuzubair.wordpress.com/?p=763</guid>
		<description><![CDATA[KELUHKAN
Hanya Kepada-Nya
Setiap manusia pasti mengalami berbagai musibah, kesulitan dan kelelahan. Ini adalah suatu ketetapan Alloh yang tidak bisa diingkari. Alloh Ta’ala berfirman :
“Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah.”(QS.Al Balad:4).
Dalam menghadapi berbagai musibah, manusia memiliki sikap yang bermacam-macam, tergantung pengetahuan mereka dan keimanan mereka kepada Alloh dan terhadap takdir.
“Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abuzubair.wordpress.com&blog=1342762&post=763&subd=abuzubair&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:center;"><strong>KELUHKAN<br />
Hanya Kepada-Nya</strong></p>
<p>Setiap manusia pasti mengalami berbagai musibah, kesulitan dan kelelahan. Ini adalah suatu ketetapan Alloh yang tidak bisa diingkari. Alloh Ta’ala berfirman :<br />
“Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah.”(QS.Al Balad:4).<br />
Dalam menghadapi berbagai musibah, manusia memiliki sikap yang bermacam-macam, tergantung pengetahuan mereka dan keimanan mereka kepada Alloh dan terhadap takdir.<br />
“Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila dia ditimpa kesusahan dia berkeluh kesah, dan apabila dia mendapat kebaikan dia amat kikir, kecuali orang-orang yang mengerjakan shalat.” (QS. Al Ma’aarij:19-22)<br />
Melalui ayat diatas bias kita ketahui bahwa sifat tabiat dasar manusia adalah berkeluh kesah ketika tertimpa musibah-musibah, seperti kemiskinan, sakit, hilangnya sesuatu yang dicintai. Dia tidak bersabar, apalagi ridha terhadap takdir Alloh. Adapun jika mendapat kebaikan, dia sangat kikir, tidak mau menginfakkan apa yang Alloh berikan, serta tidak bersyukur atas nikmat dan kebaikan Alloh padanya. Maka, dia berkeluh kesah ketika kesusahan dan kikir ketika dalam kesenangan. Kecuali orang-orang yang shalat dan memiliki sifat-sifat yang disebutkan dalam lanjutan ayat diatas.<br />
<span id="more-763"></span><br />
<strong>EMPAT SIKAP DALAM MENGHADAPI MUSIBAH</strong><br />
Kita mungkin telah paham bahwa kewajiban seorang mukmin dalam menghadapi musibah adalah bersabar. Dia tidak boleh marah atau murka atas musibah yang menimpa dirinya.Dia wajib menahan diri dari berbagai hal yang menunjukkan ketidaksabaran. Lebih baik lagi jika dia mampu bersikap ridha terhadap musibah yang menimpanya, karena ridha adalah tingkatan yang lebih tinggi dari sabar dalam menghadapi musibah. Lebih menakjubkan lagi jika seorang mukmin bersyukur atas musibah yang menimpanya, karena pengetahuannya akan hikmah yang terkandung dalam musibah ini. Akan tetapi tingkatan ini sangat jarang sekali dijumpai dan sangat susah untuk mencapainya.<br />
<strong>KEPADA SIAPA KITA MENGELUH</strong><br />
Kemudian,dikarenakan sifat dasar manusia tersebut diatas,terkadang seorang mukmin masih saja terdorong untuk mengeluhkan berbagai kesusahan yang dia alami ini. Oleh karena itu, hendaknya kita memperhatikan satu hal, yaitu kepada siapa kita mengeluhkan semua ini.<br />
Tidak diragukan lagi bahwa semua musibah ini adalah ketetapan dari Alloh dan Alloh menetapkannya berdasarkan ilmu-Nya yang Maha luas dan hikmah-Nya yang Maha terpuji. Yang mampu memberikan maslahat dan mudharat juga hanya Alloh. Tidak ada pula yang mampu menandingi atau mengalahkan kekuasaan Alloh dan takdir-Nya. Alloh berfirman:<br />
“Jika Alloh menimpakan suatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkanya kecuali Dia. Dan jika Alloh menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tak ada yang dapat menolak karunia-Nya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya diantara hamba-hamba-Nya. Dia-lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Yunus:107)<br />
Jika demikian adanya, maka mengeluhkan berbagai musibah dan bencana ini kepada makhluk tentunya tidak akan memberikan manfaat sama sekali. Kewajiban seorang hamba Alloh dalam hal ini adalah berdoa hanya kepada Alloh, karena hanya Dia-lah yang mampu menghilangkan musibah dan bencana ini.<br />
“Dan janganlah kamu menyembah sesuatu yang tidak memberi manfaat dan tidak (pula) memberi madharat kepadamu selain Alloh. Dikarenakan jika kamu berbuat (yang demikian) itu, maka sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang zalim.” (QS. Tunus:106)<br />
Bahkan mengeluhkan musibah dan bencana kepada makhluk merupakan kebodohan dan adab yang buruk terhadap Alloh, karena hal itu berarti mengadukan Alloh Yang Maha Penyayang kepada makhluk yang tidak mampu menyayangi kecuali dengan izin-Nya.<br />
Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata : “ Seorang jahil (orang yang bodoh) akan mengeluhkan (mengadukan) Alloh kepada manusia. Ini adalah puncaknya kebodohan akan siapa yang dikeluhkan dan siapa yang disampaikan keluhan kepadanya. Jika dia mengenal Rabb-nya, dia tentu tidak akan mengeluhkan-Nya. Dan jika dia mengetahi manusia, dia tentu tidak akan mengeluh kepada mereka.” (Al-Fawaa’id, hlm 85).<br />
Yang benar, mengadukan segala sesuatunya hanya kepada Alloh. Hal ini tidak bertentangan dengan sikap sabar dalam menghadapi musibah. Perhatikanlah sikap Nabi Ya’qub ‘alaihissalam ketika tertimpa kesedihan yang mendalam. Alloh berfirman tentangnya:<br />
“Ya’qub menjawab: sesungguhnya hanyalah kepada Alloh aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku…” (QS. Yusuf:86)<br />
Wallahul musta’an (Abu Ubaidillah)</p>
<p>Di Salin dari Majalah Nikah Volume 8, Rabiul Akhir – Jumadil Awal 1430 H / 15 April – 15 Mei 2009</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abuzubair.wordpress.com/763/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abuzubair.wordpress.com/763/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abuzubair.wordpress.com/763/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abuzubair.wordpress.com/763/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abuzubair.wordpress.com/763/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abuzubair.wordpress.com/763/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abuzubair.wordpress.com/763/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abuzubair.wordpress.com/763/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abuzubair.wordpress.com/763/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abuzubair.wordpress.com/763/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abuzubair.wordpress.com&blog=1342762&post=763&subd=abuzubair&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abuzubair.wordpress.com/2009/07/21/keluhkan-hanya-kepada-alloh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3d11383b13201572d85ce4f250c1ad3b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">abuzubair</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Daurah Bersama Al Ustadz Abu Qatadah</title>
		<link>http://abuzubair.wordpress.com/2009/06/06/daurah-bersama-al-ustadz-abu-qatadah/</link>
		<comments>http://abuzubair.wordpress.com/2009/06/06/daurah-bersama-al-ustadz-abu-qatadah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Jun 2009 13:14:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abuzubair</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tematik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abuzubair.wordpress.com/?p=758</guid>
		<description><![CDATA[Ikuti Bedah Buku Ilmiah
Buat bekal dunia – akhirat
 
 
LEMBUTNYA DAKWAH AHLUS SUNNAH
Karangan : Syaikh DR. Abdul Muhsin Al Abad
 
Bersama : Al Ustadz Abu Qatadah
Pimpinan PonPes Ihya Assunnah Tasikmalaya
 
Insya Alloh akan dilaksanakan pada :
Hari /tgl : Ahad/ 21 Juni 2009
Pukul     : 09.00 s/d selesai
Tempat  : Masjid Darussalam PT. KAI
                Jl. Merdeka Purwokerto
 
Informasi : Abid (0852785310003), Adib (085226516157), [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abuzubair.wordpress.com&blog=1342762&post=758&subd=abuzubair&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>Ikuti Bedah Buku Ilmiah</strong></p>
<p><strong>Buat bekal dunia – akhirat</strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p><strong>LEMBUTNYA DAKWAH AHLUS SUNNAH</strong></p>
<p><strong>Karangan : Syaikh DR. Abdul Muhsin Al Abad</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Bersama : Al Ustadz Abu Qatadah</strong></p>
<p><strong>Pimpinan PonPes Ihya Assunnah Tasikmalaya</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Insya Alloh akan dilaksanakan pada :</p>
<p>Hari /tgl : Ahad/ 21 Juni 2009</p>
<p>Pukul     : 09.00 s/d selesai</p>
<p>Tempat  : Masjid Darussalam PT. KAI</p>
<p>                Jl. Merdeka Purwokerto</p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Informasi : Abid (0852785310003), Adib (085226516157), Abu Mu’adz (081327241124)</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Penyelenggara : Yayasan Nida’ul Ishlah Banyumas</strong></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abuzubair.wordpress.com/758/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abuzubair.wordpress.com/758/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abuzubair.wordpress.com/758/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abuzubair.wordpress.com/758/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abuzubair.wordpress.com/758/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abuzubair.wordpress.com/758/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abuzubair.wordpress.com/758/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abuzubair.wordpress.com/758/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abuzubair.wordpress.com/758/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abuzubair.wordpress.com/758/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abuzubair.wordpress.com&blog=1342762&post=758&subd=abuzubair&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abuzubair.wordpress.com/2009/06/06/daurah-bersama-al-ustadz-abu-qatadah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3d11383b13201572d85ce4f250c1ad3b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">abuzubair</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pengertian Sunnah</title>
		<link>http://abuzubair.wordpress.com/2008/12/17/pengertian-sunnah/</link>
		<comments>http://abuzubair.wordpress.com/2008/12/17/pengertian-sunnah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2008 10:37:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abuzubair</dc:creator>
				<category><![CDATA[Manhaj]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abuzubair.wordpress.com/?p=737</guid>
		<description><![CDATA[PENGERTIAN SUNNAH
 
Syaikh DR. Abdussalam bin Salim as Suhaimi


Download PDF 
  
 Sudah dikenal bahwa di antara nama Ahlus Sunnah wal Jama’ah adalah salafiyyun. Maka alangkah baiknya kita mengenal makna Sunnah baik secara bahasa maupun istilah. Kemudian beralih menjelaskan nama-nama Ahlus Sunnah wal Jama’ah dan menyebutkan sebab penamaan tersebut. Adapun arti Sunnah secara bahasa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abuzubair.wordpress.com&blog=1342762&post=737&subd=abuzubair&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;"><strong><span style="font-size:16pt;font-family:Georgia;">PENGERTIAN SUNNAH</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;"><strong><span style="font-size:16pt;font-family:Georgia;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Syaikh DR. Abdussalam bin Salim as Suhaimi</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;margin:0;"><span style="font-family:Georgia;"><span style="font-size:small;"><a href="http://www.ziddu.com/download/7477305/PENGERTIANSUNNAH.PDF.html"><span style="color:#0000ff;"><strong>Download PDF </strong></span></a></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Georgia;"><span style="font-size:small;"> </span></span><span style="font-family:Georgia;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Georgia;"> </span><span style="font-family:Times New Roman;">Sudah dikenal bahwa di antara nama Ahlus Sunnah wal Jama’ah adalah salafiyyun. Maka alangkah baiknya kita mengenal makna Sunnah baik secara bahasa maupun istilah. Kemudian beralih menjelaskan nama-nama Ahlus Sunnah wal Jama’ah dan menyebutkan sebab penamaan tersebut. Adapun arti Sunnah secara bahasa adalah thariqah dan Sirah (jalan, perjalanan hidup). Para ulama ahli bahasa berbeda pendapat: apakah arti Sunnah itu terbatas pada jalan yang baik saja ataukah mencakup jalan yang baik dan yang buruk?.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:6pt 0 0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"> Pendapat yang benar bahwa yang dimaksud dengan Sunnah secara bahasa adalah jalan yang baik atau buruk, diantara dalilnya yaitu sabda Nabi Shalallahu’alaihi wassalam : “<em>Barangsiapa yang mencontohkan dalam Islam sunnah yang baik, maka bagi dia pahalanya dan pahala orang yang mengamalkannya. Barangsiapa yang mencontohkan sunnah yang jelek, maka atasnya dosa dan dosa orang yang mengerjakannya.” (HR. Muslim) <span id="more-737"></span></em></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:6pt 0 0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Rasullullah membagi sunnah dalam hadits tersebut menjadi sunnah yang baik dan sunnah yang buruk.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:6pt 0 0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"> Adapun pengertian sunnah menurut istilah, di sana ada pengertian menurut istilah ahli hadits dan istilah menurut ahli ushul dan ahl fiqih.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:6pt 0 0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"> Sedangkan menurut istilah ahli hadits yaitu, “<strong>apa yang disandarkan kepada Rasulullah Shalallahu’alaihi wassalam baik berupa ucapan, perbuatan, ketetapan, atau sifat, baik fisik; akhlaq maupun perjalanan hidup, sebelum diangkat menjadi Nabi atau sesudahnya</strong>.”</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:6pt 0 0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"> Adapun menurut istilah ahli ushul, “<strong>diungkapkan untuk setiap perkara yang dinukil dari Nabi Shalallahu’alaihi wassalam yang tidak terdapat dalam al-Qur’an, tetapi diungkapkan oleh Nabi Shalallahu’alaihi wassalam, baik sebagai penjelasan bagi al-Qur’an maupun tidak</strong>”.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:6pt 0 0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"> Sementara menurut istilah ahli fiqih, “<strong>diungkapkan untuk setiap perkara yang bukan wajib, dikatakan sesuatu itu sunnah yaitu bukan fardhu atau wajib, dan tidak pula haram atau makruh</strong>.”</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:6pt 0 0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"> Tetapi makna sunnah menurut kebanyakan kalangan salaf lebih luas dari itu, karena  mereka mengartikan sunnah dengan makna yang lebih luas dari makna menurut ahli hadits, ahli ushul dan ahli fiqih. Mereka mengartikan sunnah sebagai <strong>setiap perkara yang sejalan dengan Kitabullah dan sunnah Rasulullah Shalallahu’alaihi wassalam serta para sahabatnya baik perkara I’tikad maupun ibadah, dan lawannya adalah bid’ah.</strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:6pt 0 0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong> </strong>Dikatakan si fulan berada di atas sunnah, jika amalan-amalannya sejalan dengan Kitabullah dan sunnah Rasulullah Shalallahu’alaihi wassalam. Juga dikatakan si fulan di atas bid’ah, jika amalannya menyelisihi al-Qur’an dan as Sunnah atau salah satunya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:6pt 0 0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"> Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, “Istilah sunnah menurut ungkapan salaf mencakup sunnah dalam ibadah maupun i’tiqad, walaupun kebanyakan para penulis tentang sunnah menggunakannya untuk perkara-perkara i’tiqad.”</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:6pt 0 0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"> Beliau berkata rahimahullah : “As Sunnah adalah pedoman yang Rasulullah Shalallahu’alaihi wassalam berada di atasnya berupa keyakinan, maksud, ucapan dan amalan.”</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:6pt 0 0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"> Ibnu Rajab rahimahullah berkata : “Kebanyakan para ulama mutaakhirin mengkhususkan sunnah para perkara yang berkaitan dengan i’tiqad, karena itu merupakan pokok agama dan yang menyelisihinya berada dalam bahaya yang besar.”</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:6pt 0 0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"> Penulis berkata: Lafadz sunnah jika diungkapkan dalam bab i’tiqad, maka yang dimaksud adalah agama secara sempurna, tidak sebagaimana yang diistilahkan oeh ahli hadits, ahli ushul atau ahli fiqih.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:6pt 0 0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"> Ibnu Rajab rahimahullah menambahkan, “As Sunnah adalah jalan yang ditempuh, mencakup:berpegang dengan pedoman yang ditempuh Nabi Shalallahu’alaihi wassalam dan para khalifahnya yang rasyidin, baik berupa i’tiqad, amalan maupun ucapan.”</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:6pt 0 0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:6pt 0 0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Dinukil dari kitab “Jadilah Salafi Sejati”, penulis Syaikh DR. Abdussalam bin Salim as Suhaimi, penerbit Pustaka at Tazkia, 2007</span></span></strong></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abuzubair.wordpress.com/737/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abuzubair.wordpress.com/737/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abuzubair.wordpress.com/737/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abuzubair.wordpress.com/737/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abuzubair.wordpress.com/737/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abuzubair.wordpress.com/737/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abuzubair.wordpress.com/737/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abuzubair.wordpress.com/737/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abuzubair.wordpress.com/737/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abuzubair.wordpress.com/737/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abuzubair.wordpress.com&blog=1342762&post=737&subd=abuzubair&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abuzubair.wordpress.com/2008/12/17/pengertian-sunnah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3d11383b13201572d85ce4f250c1ad3b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">abuzubair</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kajian Akbar Purwokerto</title>
		<link>http://abuzubair.wordpress.com/2008/12/09/kajian-akbar-purwokerto/</link>
		<comments>http://abuzubair.wordpress.com/2008/12/09/kajian-akbar-purwokerto/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2008 09:39:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abuzubair</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tematik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abuzubair.wordpress.com/?p=734</guid>
		<description><![CDATA[Hadirilah….!
PENGAJIAN AKBAR
 
Dengan Tema :
BINA PERSAHABATAN HINDARI PERMUSUHAN
 
Pembicara :
 
Al Ustadz Dr. Ali Musri, MA
(Ketua Sekolah Tinggi DI Imam Syafi’I Jember)
(Alumni universitas Islam Madinah Arab Saudi)
 
 
Waktu &#38; Tempat :
Kamis, 25 Desember 2008
Pukul  : 09.00 – 15.00 WIB
Di Masjid Agung Baitussalam Purwokerto
Jl. Masjid Purwokerto (Depan Alun-Alun)
 
Gratis!!!
Terbuka Untuk Umum (Putra &#38; Putri)
 
 
 
Informasi :
Latif      (081546966656)
Abu Mu’adz   (081327241124)
 
Di Selenggarakan oleh :
Yayasan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abuzubair.wordpress.com&blog=1342762&post=734&subd=abuzubair&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:18pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Hadirilah….!</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:16pt;font-family:&quot;">PENGAJIAN AKBAR</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:16pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Dengan Tema :</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:16pt;font-family:&quot;">BINA PERSAHABATAN HINDARI PERMUSUHAN</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:16pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:16pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pembicara :</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:16pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:16pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Al Ustadz Dr. Ali Musri, MA</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">(Ketua Sekolah Tinggi DI Imam Syafi’I Jember)</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">(Alumni universitas Islam Madinah Arab Saudi)</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Waktu &amp; Tempat :</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Kamis, 25 Desember 2008</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pukul <span> </span>: 09.00 – 15.00 WIB</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Di Masjid Agung Baitussalam Purwokerto</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Jl. Masjid Purwokerto (Depan Alun-Alun)</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:14pt;color:red;"><span style="font-family:Times New Roman;">Gratis!!!</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:14pt;color:red;"><span style="font-family:Times New Roman;">Terbuka Untuk Umum (Putra &amp; Putri)</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Informasi :</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Latif<span>      </span>(081546966656)</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Abu Mu’adz<span>   </span>(081327241124)</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:16pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Di Selenggarakan oleh :</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:16pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Yayasan Al Ishlah Purwokerto</span></span></strong></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abuzubair.wordpress.com/734/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abuzubair.wordpress.com/734/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abuzubair.wordpress.com/734/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abuzubair.wordpress.com/734/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abuzubair.wordpress.com/734/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abuzubair.wordpress.com/734/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abuzubair.wordpress.com/734/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abuzubair.wordpress.com/734/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abuzubair.wordpress.com/734/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abuzubair.wordpress.com/734/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abuzubair.wordpress.com&blog=1342762&post=734&subd=abuzubair&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abuzubair.wordpress.com/2008/12/09/kajian-akbar-purwokerto/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3d11383b13201572d85ce4f250c1ad3b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">abuzubair</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tablig Akbar Bersama Ustadz Yazid bin Abdir Qadir Jawas</title>
		<link>http://abuzubair.wordpress.com/2008/10/29/tablig-akbar-bersama-ustadz-yazid-bin-abdir-qadir-jawas/</link>
		<comments>http://abuzubair.wordpress.com/2008/10/29/tablig-akbar-bersama-ustadz-yazid-bin-abdir-qadir-jawas/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Oct 2008 09:56:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abuzubair</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tematik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abuzubair.wordpress.com/?p=731</guid>
		<description><![CDATA[HADIRILAH TABLIGH AKBAR
UNTUK UMUM
 
 
PEMATERI :
Ust. Yazid bin Abdul Qadir Jawas
Murid Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin (ulama besar Kerajaan Saudi)
 
Materi :
“Syahadat Kunci Menuju Surga”
Jum’at, 7 November 2008 Pukul 19.30 WIB
Di Masjid raya Mujahidin Pontianak, Jl. Ahmad Yani Pontianak
 
“Hidup Mulia Dunia-Akhirat”
Sabtu, 8 November 2008 Pukul 08.30 WIB
Di Masjid Al Muhtadin Kampus UNTAN, Universitas Tanjungpura
 
“Sebuah Bahasan ilmiah atas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abuzubair.wordpress.com&blog=1342762&post=731&subd=abuzubair&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:16pt;color:red;"><span style="font-family:Times New Roman;">HADIRILAH TABLIGH AKBAR</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:16pt;color:red;"><span style="font-family:Times New Roman;">UNTUK UMUM</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:16pt;color:red;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">PEMATERI :</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:16pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Ust. Yazid bin Abdul Qadir Jawas</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Murid Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin (ulama besar Kerajaan Saudi)</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Materi :</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">“Syahadat Kunci Menuju Surga”</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Jum’at, 7 November 2008 Pukul 19.30 WIB</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Di Masjid raya Mujahidin Pontianak, Jl. Ahmad Yani Pontianak</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">“Hidup Mulia Dunia-Akhirat”</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Sabtu, 8 November 2008 Pukul 08.30 WIB</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Di Masjid Al Muhtadin Kampus UNTAN, Universitas Tanjungpura</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">“Sebuah Bahasan ilmiah atas buku beliau “Mulia dengan manhaj Salaf”</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Acara ini diselenggarakan oleh :</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Majelis Ta’lim Raudhotut Tholibin</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Didukung oleh :</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">1. Majelis Ta’lim Nurus Sunnaj</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">2. Majelis Ta’lim Pemuda Al-Jama’ah</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">3. Forum kajian Mahasiswa Islam Al-Atsari</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">4. Yayasan Mujahidin Pontianak</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">5. Radio Mujahidin FM</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">6. Pengurus Masjid Al Muhtadin UNTAN</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Contact Person :</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Wahyudin 081345316172</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Waldi 05617007447</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"></span></span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abuzubair.wordpress.com/731/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abuzubair.wordpress.com/731/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abuzubair.wordpress.com/731/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abuzubair.wordpress.com/731/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abuzubair.wordpress.com/731/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abuzubair.wordpress.com/731/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abuzubair.wordpress.com/731/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abuzubair.wordpress.com/731/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abuzubair.wordpress.com/731/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abuzubair.wordpress.com/731/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abuzubair.wordpress.com&blog=1342762&post=731&subd=abuzubair&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abuzubair.wordpress.com/2008/10/29/tablig-akbar-bersama-ustadz-yazid-bin-abdir-qadir-jawas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3d11383b13201572d85ce4f250c1ad3b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">abuzubair</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>