Ucapan Salam Laki-Laki Kepada Wanita

UCAPAN SALAM LAKI-LAKI KEPADA WANITA

Oleh: Ummu Salamah as-Salafiyyah

Download PDF

Syaikh Musthafa al ‘Adawi mengatakan, “Bukan rahasia lagi bahwa hal itu boleh dilakukan jika dirasa aman dari fitnah. Sebagaimana diketahui bahwa pemberian salam bukan jabat tangan, karena berjabat tangan dengan wanita yang bukan mahram tidak diperbolehkan.” (Jaami’ Ahkaamin Nisaa’, kitab al adab, hal.76)

Dari Asma’ binti Yazid, dia menyampaikan hadist bahwa Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wasalam pada suatu hari pernah berjalan di masjid sedang ada segerombolan wanita tengah duduk-duduk, lalu beliau memberi isyarat dengan tangan sembari memberikan salam. (HR. At-Tirmidzi).

An-Nawawi (V/12) mengatakan, “Adapun kaum wanita, jika mereka dalam satu rombongan, maka boleh diberi salam kepada mereka oleh siapa saja sesama muslim. Dan jika hanya seorang diri, maka hanya boleh diberi salam oleh sesama wanita , suami, majikan atau mahramnya, baik dia itu cantik maupun tidak. Sedangkan wanita yang sudah tua yang tidak diminati lagi oleh laki-laki, maka disunnahkan untuk mengucapkan salam. Bagi salah seorang di antara keduanya yang mengucapkan salam terlebih dahulu, maka bagi yang lainnya wajib menjawabnya.

Dan jika seorang wanita yang muda atau sudah tua tetapi masih diminati oleh laki-laki, maka laki-laki yang bukan mahram sebaiknya tidak memberi salam kepadanya dan si wanita pun sebaiknya tidak memberi salam kepadanya. Dan jika diantara mereka ada yang memberi salam, maka tidak berhak untuk memberi jawaban dan dimakruhkan untuk memberi jawaban. Inilah yang menjadi pendapat kami dan pendapat Jumhur ulama.”

Rabi’ah berkata, “Tidak diperbolehkan bagi kaum laki-laki untuk memberi salam kepada kaum wanita dan demikian sebaliknya. Dan ini adalah salah.”

Sementara para ulama Kufah mengatakan, “Tidak diperbolehkan bagi kaum laki-laki memberi salam kepada kaum wanita jika di antara mereka tidak terdapat mahram. Wallahu a’lam.”

Syaikh Musthafa al-‘Adawi mengatakan, “Saya katakan, “Dan pendapat an-Nawawi di sandarkan pada firman Alloh :

ayat1.jpg

Apabila kamu dihormati dengan suatu penghormatan (salam), maka balaslah penghormatan itu dengan lebih baik, atau balaslah (dengan yang serupa).” (QS. An-Nisaa’:86)

Dan dengan berdalil salam yang diucapkan oleh Ummu Hani’ kepada Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wasalam.

Dari Abu Hazim dari Sahal, dia berkata, “Kami berbahagia pada hari Jum’at. “Aku katakan kepada Sahal, “Ada apa gerangan?” Dia menjawab, “Kami memiliki wanita tua yang mengutus orang untuk mengambil budha’ah –kurma di Madinah-, lalu dia mengambil dari ujung pohon dan melemparkannya ke kuali dan dimasukkan biji-bijian gandum. Dan jika kita sudah mengerjakan shalat Jum’at, kami pulang dan memberi salam kepadanya, lalu dia menghidangkan makanan tersebut kepada kami, sehingga kami berbahagia karenanya. Dan tidaklah kami tidur siang dan makan siang, kecuali setelah Jum’at.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)

Dari ‘Aisyah radhiallohu ‘anha, isteri Nabi Shallallahu ‘alaihi Wasalam, dia berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasalam bersabda:

ayat2.jpg

Wahai ‘Aisyah, ini Malaikat Jibril memberi salam kepadamu.’ Kukatakan, Wa’alaihissalam warahmatullah (dan semoga keselamatan juga selalu tertuju kepadanya sekaligus rahmat Alloh).’” ‘Aisyah berkata, “Dan Malaikat tersebut melihat apa yang tidak kita lihat.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)

Al Bukhari telah menggunakan hadist ini sebagai dalil yang membolehkan pemberian salam orang laki-laki kepada orang perempuan, sebagaimana yang disebutkan di dalam kitab Fat-hul Baari (XI/33)

Sementara an-Nawawi mengatakan, “Di dalamnya-yakni, di dalam hadits tersebut- diceritakan seorang laki-laki mengirimkan salam kepada wanita shalihah yang bukan mahram jika tidak dikhawatirkan akan adanya (dampak buruk). Sedangkan orang yang diberi salam harus menjawab salamnya itu.”

Dinukil dari Kitab “Dapatkan Hak-Hakmu Wahai Muslimah!”, penulis Ummu Salamah as-Salafiyyah, penerbit Pustaka Ibnu Katsir.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: