Wahai Ash Shaabirat

WAHAI ASH-SHAABIRAT

Oleh: Hana’ binti Abdul ‘Aziz Ash-shanii’

Download PDF

Mengapa kamu bersedih seperti itu?

kegelisahan apa yang sedang kamu simpan dalam dirimu?

Kamu telah begitu lelah dengan tidur dan begadang. Kekuatanmu lenyap dan kerianganmu hilang. Apa yang terjadi denganmu? Bukankah semua itu sudah terjadi dan digariskan? Kamu tidak memiliki daya apapun untuk menolaknya, kecuali jika Allah berkehendak menolaknya darimu. Dan bukankah Allah tidak pernah membebani manusia dengan sesuatu yang tidak mampu mereka pikul? Maka, jangan bebani dirimu dengan kesedihan yang tidak bisa kamu pikul.

Ubahlah kesedihanmu menjadi kesenangan. Agar kamu mendapat keuntungan lebih banyak, dan bukan kerugian. Agar musibah-musibah yang menimpamu menjadi untaian ibadah kesabaran yang mulia. Maaf, ada begitu banyak ibadah dan bukan hanya satu. Seperti tawakkal ridha dan syukur!

Allah akan mengganti kesedihanmu dengan kesenangan di dunia, sebelum menggantinya di akhirat. Karena orang-orang yang hatinya penuh dengan ridha tidak akan terkejut dengan musibah yang ditimpanya. Dan demi Allah, ini adalah sebuah kebahagiaan! Tidakkah kamu tahu bahwa orang yang beriman adalah orang yang paling bersinar wajahnya, meski mereka adalah orang yang paling parah terkena musibah?

Jadilah engkau wanita yang cerdas!dunia tidak selamanya indah dalam kehidupan satu orang. Setiap kali musibah hilang, pada saat yang lain ia akan datang.

Wahai engkauu wanita yang sabar ….

Mungkin satu kali engkau akan mandapatkan dirimu berada dalam lautan kesedihan. Bertarung melawan gelombang kesedihan yang mematikan. Memporak-porandakan perahumu yang mungil. Dan engkau menengok ke kanan dan ke kiri, saat ketakutan. Gelombang ombak melampauimu tinggi dan tinggi. Tak ada harapan, dia akan menggilasmu. Dalam keadaan seperti itu, engkau sadar bahwa tak ada lagi jalan selamat kecuali (meminta pertolongan) Allah. Air matamu menetes. Hatimu menangis. Seluruh ragamu menghadap kepadaNya, sembari bergumam, ”ya Allah, ya Allah…. wahai zat yang menghilangkan kesedihan, lenyapkan musibah ini dariku. ”

Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.” (QS.Ar-Ra’d:11)

kegelisahanmu berganti menjadi ketenangan, dan kebencianmu berubah mejadi kerelaan…

maka, jadikanlah kegelisahan dan kesedihan ini menjadi kegembiraan di akhirat nanti. Demi Allah, ini hanya kehidupan sementaramu di dunia. Bersabarlah, dan gapailah hal-hal berikut ini:

  1. Pahala orang yang bersabar. Wanita penyabar akan mendapatkan pahala yang tak terhingga. Allah berfirman,

Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang beriman, bertakwalah kepada Tuhanmu”. Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az-Zumar:10)

  1. Mendapatkan kekuatan diri yang agung. Allah berfirman

Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Anfaaal:46)

  1. Agar Allah mencintaimu, dan itulah cita yang tertinggi. Allah berfirman,

Dan berapa banyak nabi yang berperang bersama-sama mereka sejumlah besar dari pengikut (nya) yang bertakwa. Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, dan tidak lesu dan tidak (pula) menyerah (kepada musuh). Allah menyukai orang-orang yang sabar.” (QS. Ali-Imraan: 146)

  1. Meraih pahala di akhirat nanti. Allah berfirman,

Dan orang-orang yang sabar karena mencari keridaan Tuhannya, mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik), (yaitu) surga Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang shaleh dari bapak-bapaknya, istri-istrinya dan anak cucunya, sedang malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu; (sambil mengucapkan): “Salamun `alaikum bima shabartum”. Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu.” (QS. Ar-Ra’d:22-24)

  1. Gapailah melalui kesabaranmu terhadap kesedihan, agar Allah manolongmu dan menghilangkan kemalanganmu. Agar balasan baik menjadi milikmu. Allah berfirman,

Itu adalah di antara berita-berita penting tentang yang gaib yang Kami wahyukan kepadamu (Muhammad); tidak pernah kamu mengetahuinya dan tidak (pula) kaummu sebelum ini. Maka bersabarlah; sesungguhnya kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Hud:49)

  1. Agar kamu menjadi bagian dari orang orang yang selamat dan beruntung. Allah berfirman,

Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu beruntung”. (QS. Ali –Imraan:200)

  1. Ampunan dan pahala yang besar. Firman Allah,

Kecuali orang-orang yang sabar (terhadap bencana), dan mengerjakan amal-amal shaleh; mereka itu beroleh ampunan dan pahala yang besar.” (QS. Hud:11)

  1. Agar kamu mendapat pujian dari Rabb-mu, rahmat dan petunjuk untuk melakukan apa yang Dia suka dan Dia ridhai. Allah berfirman,

Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, “Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji`uun”Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. Al-Baqarah:155-157)

  1. Lihatlah pepohonan pada musim gugur. Bagaimana daun-daunnya berguguran. Betapa indahnya pemandangan itu! Kesungguhanmu untuk (menghindari) kemaksiatan akan menyebabkan dosa-dosamu berguguran, seperti pepohonan yang menjatuhkan daun-daun itu. Rasulullah bersabda,

Tidaklah seorang muslim tertimpa musibah dari penyakit ata lainnya kecuali Allah akan menggugurkan dosa-dosanya, seperti pohon-pohon yag menggugurkan daunya.” (HR. Al-Bukhari)

Wahai saudariku, kesabaran tidak hanya untuk menghadapi takdir-takdir Allah yang menyedihkan, tetapi kesabaran juga dibutuhkan untuk menaati perintah Allah dan menjauhi kemaksiatan dan larangan- larangan-Nya. Maka janganlah lupa untuk senantiasa mengejar pahala dalam segala bentuk kesabaran….

Maroji: Menjadi Wanita Kaya Pahala, Pustaka At-Tibyan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: